Penyebab Peyang Bayi

Winderbaby.id – Tulang tengkorak bayi yang baru lahir masih sangat lunak dan Empuk , sehingga dapat berubah bentuk jika ada tekanan dalam jangka waktu yang lama, misalnya karena bayi berbaring dengan posisi yang sama dalam waktu yang lama.

Hal inilah yang membuat bagian belakang kepala atau salah satu sisi kepala bayi yang seharusnya bulat berubah menjadi peyang atau datar.

 

Penyebab Kepala Bayi Peyang

 

Secara umum, kepala bayi peyang dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu plagiocephaly dan branchycephaly:

 

Plagiocephaly kepala bayi peyang pada salah satu sisi kanan/kiri sehingga kepala terlihat tidak sama.

Branchycephaly kepala bayi datar pada bagian belakang. Kondisi ini membuat kepala bayi tampak melebar hingga terkadang dahinya Nonong ke depan.
yang bisa menyebabkan kepala bayi peyang, yaitu :

 

1. Tidur telentang

tidur telentang memang lebih aman untuk bayi. Namun, tidur dengan posisi yang sama selama berjam-jam dapat menyebabkan bagian belakang kepala menjadi datar Flathead atau peyang.

 

2. Masalah di rahim

kepala bayi peyang juga bisa disebabkan oleh adanya tekanan pada kepala bayi saat masih di dalam rahim akibat cedera atau kekurangan cairan ketuban.

 

3. Tegangan otot leher

salah satu sisi kepala bayi akan lebih sering mendapatkan tekanan dibandingkan dengan sisi lainnya. Hal ini biasanya karena saat otot leher tegang atau kaku, Otot leher yang terlalu tegang bisa membuat kepala bayi peyang.

 

4. Lahir prematur

Lahir prematur mempengaruhi bentuk kepala bayi. bayi prematur, tulang tengkorak mereka biasanya akan lebih lunak. Mereka pun biasa tidur pada satu sisi kepala karena keterbatasannya untuk menggerakkan atau mengganti posisi kepala.

Kami siap bantu!